BAGAIMANA MENJADI PRODUKTIF DENGAN 4 PRINSIP PRAKTIS

kiriman email dari suamiku tentang artikel yang sangat bermanfaat dan memang cocok skali untuk saat ini, saat pekerjaan kantor penuh dengan deadline..  pas baca artikelnya, jadi semangat lagiiii!!!

“makasih abi.. inshaa Allaah.. bermanfaat untuk umi, untuk kita juga para pembaca..”

Apa yang membuat sebagian orang menjadi yang terdepan, yang bisa menghasilkan atau berkontribusi lebih banyak dibandingkan orang lain? Rahasianya terletak pada seberapa produktif orang tersebut. Orang yang lebih produktif mengerjakan dan menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dalam waktu lebih singkat.

Lalu muncul pertanyaan, mengapa ada sebagian orang yang sudah begitu produktif, kerja keras banting tulang sampai terbalik-balik tapi tetap tidak menghasilkan sesuatu yang berarti? Pernahkah Anda melihat orang yang kelihatannya sangat super sibuk, bahkan sudah dinobatkan sebagai ketua seksi sibuk, tapi tidak terjadi perubahan apa pun? Tentunya ada yang salah dengan cara mereka berproduktif.

Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan 4 prinsip untuk menjadi lebih produktif dalam arti yang sebenarnya. Prinsip ini bisa diaplikasikan dalam pekerjaan, belajar maupun melakukan apa pun.

Prinsip #1: Buat catatan aktivitas atau to-do-list.

Pernahkah Anda pergi membeli banyak barang di supermarket, lalu lupa apa lagi yang ingin dibeli, padahal Anda sudah mengingatnya di rumah, dan saat pulang baru teringat? Itulah kelemahan kalau melakukan sesuatu tanpa catatan aktivitas. Jauh lebih efektif jika Anda mencatat semua barang yang ingin dibeli. Dengan begitu, tak ada lagi istilah kelupaan.

Kelemahan lain kalau tidak membuat catatan aktivitas adalah Anda cenderung tergoda untuk melakukan hal-hal lain. Misalkan Anda membeli barang di supermarket. Karena tidak mencatat barang-barang yang ingin dibeli, maka ketika Anda melihat sesuatu yang menarik, misalnya barang tertentu, diskon besar, obral atau lainnya, maka Anda akan kelupaan dengan tujuan awal ke supermarket. Ujung-ujungnya Anda malah gunakan uang tersebut untuk membeli apa pun yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Begitu pula dalam pekerjaan atau melakukan apa pun. Kalau Anda tidak mencatat apa-apa saja yang mau dilakukan, akan ada banyak sekali hal-hal yang memecah perhatian Anda. ketika Anda sudah membuat catatan aktivitas, dan fokus tanpa melakukan hal lain kecuali apa yang tertera di catatan tersebut, Anda akan bisa menyelesaikannya dalam waktu yang lebih cepat.

Prinsip #2: Lakukan prioritas paling penting terlebih dahulu.

Ini salah satu kelemahan terbesar manusia, di mana mereka lebih suka melakukan sesuatu yang tidak penting terlebih dahulu. Mereka menganggap prioritas penting adalah hal yang berat untuk dilakukan, makanya mereka menundanya dan malah meletakkannya di daftar paling belakang.

Inilah alasan mengapa orang yang kelihatannya rajin dan sibuk tapi tetap tidak bisa memberikan kontribusi nyata. Hal ini dikarenakan mereka sangat rajin, tapi rajin melakukan sesuatu yang tidak penting. Mohon cerna itu baik-baik. Mereka selalu melakukan 80% hal-hal tidak penting yang hanya berkontribusi 20% dalam hidup mereka. Sedangkan orang yang benar-benar produktif melakukan 20% pekerjaan dengan prioritas tinggi yang menyumbangkan 80% hasil dari produktivitas mereka. Anda bisa lihat sendiri perbedaannya.

Masalah lain yang timbul saat melakukan prioritas kecil adalah biasanya mereka akan kebakaran jenggot saat akhir bulan atau pun saat deadline hampir tiba. Itulah mengapa banyak orang jadi stres saat itu. betul?

Prinsip #3: Jangan ada gangguan yang menggoda.

Kalau Anda ingin menjadi produktif dan tidak mau stres menghadapi tumpukan pekerjaan yang seolah tidak habis-habis, Anda harus meluangkan waktu di mana Anda berkomitmen untuk menyelesaikannya tanpa ada gangguan dari apa pun dan siapa pun.

Jangan baru kerja 5 menit, habis itu main facebook 15 menit. Lalu kerja 15 menit, lanjut BBM-an dengan teman 30 menit. Lalu kerja 15 menit, eh, ada gosip terbaru dari koran. Habis lagi 20 menit. Lalu kerja tidak sampai setengah jam, sudah mulai terlibat percakapan gosip dengan teman. Kalau begini, sampai kiamat pun tidak akan bisa produktif.

Jangan sampai fokus Anda terpecah karena godaan kecil dan tak penting seperti itu. katakanlah waktu yang Anda alokasikan adalah 1 jam. Dan dalam 1 jam itu, jangan pernah buka email, membalas SMS atau BBM, baca koran, update status Facebook atau Twitter atau apa pun yang menghalangi Anda bekerja. Fokus pada apa yang Anda lakukan sampai waktunya selesai.

Prinsip #4: Beristirahat sebentar.

Jika Anda terus bekerja non-stop terlalu lama, biasanya Anda pasti capek dan lelah yang mengakibatkan performa menurun. Anda jadi kurang produktif, kurang kreatif dan kurang bersemangat karena tubuh sudah loyo. Beristirahat sejenak bisa mengecas kembali energi Anda. saya juga membahasnya di buku saya yang luar biasa, The Science of Motivation.

Mesin yang paling canggih pun tidak mungkin beroperasi non-stop. Jika dipaksa, mesin pasti cepat rusak, apalagi manusia. Lionel Messi kalau disuruh main bola 6 jam non-stop tanpa istirahat, pasti akan terkapar di rumah sakit. Alokasikan sedikit waktu untuk beristirahat. Misalkan istirahat atau santai selama 15 menit setelah 2 jam beraktivitas. Dengan begitu, Anda akan sedikit lebih segar dan siap lanjut kembali. Semoga 4 prinsip ini bermanfaat, dan menjadikan Anda lebih produktif.

Salam.

written by Suhardi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s